11 April 2013

7 Bahaya Plastik BPA

Bisphenol A (BPA) adalah senyawa organik dengan rumus kimia (CH3)2C(C6H4OH)2. BPA digunakan untuk membuat plastik dan resin epoxy dan telah digunakan secara komersial sejak tahun 1957 dan sekitar 3,6 juta ton BPA digunakan oleh produsen setiap tahunnya. Plastik BPA digunakan untuk membuat berbagai barang-barang konsumsi umum (seperti bayi dan botol air, peralatan olahraga, dan CD dan DVD) dan untuk keperluan industri, seperti lapisan pipa air. Epoxy resin yang mengandung BPA digunakan sebagai pelapis di bagian dalam kaleng makanan dan minuman.

Sejak 2008, beberapa negara telah mempertanyakan keamanannya, yang mendorong beberapa pengecer untuk menarik produk polikarbonat. Sebuah laporan 2010 dari Amerika Serikat Food and Drug Administration (FDA) memperingatkan kemungkinan bahaya terhadap janin, bayi, dan anak-anak. Pada bulan September 2010, Kanada menjadi negara pertama yang menyatakan BPA zat beracun. Uni Eropa, Kanada, dan baru-baru Amerika Serikat telah melarang penggunaan BPA dalam botol bayi.

Cara mudah untuk mengidentifikasi dalam plastik mengandung BPA adalah dengan melihat kode resin, apabila kode resin 7 kemungkinan besar plastik tersebut mengandung BPA. Namun, apabila kode resin 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 biasanya tidak mengandung BPA. Ataupun dengan cara melihat tulisan "PC" yang berarti polikabonat di dekat simbol daur ulang, polikarbonat ini dibuat dari monomer bisphenol A. Jadi kita harus cermat dalam menggunakan barang-barang yang berbahan plastik sebab belum ada kewajiban bagi produsen untuk memberi label mengandung BPA atau tidak.

kode resin pada plastik
Bisphenol A dianggap mengganggu endokrin karena dapat meniru estrogen dan dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan . Lebih khususnya, Bisphenol A dapat meniru struktur dan fungsi hormon estradiol dengan kemampuan untuk mengikat dan mengaktifkan reseptor estrogen yang sama seperti hormon alami. Berikut ini beberapa bahaya plastik BPA:

1.Obesitas

Sebuah tinjauan tahun 2008 menyimpulkan meningkatnya obesitas akibat terpapar BPA. Penelitian lain di tahun 2009 menyimpulkan bahwa BPA berpotensi memiliki efek plelotropik, mempengaruhi beberapa mekanisme regulasi berat badan, penyerapan glukosa dan homeostatis. Tijauan penelitian yang lain memebri kesimpulan yang serupa bahwa tidak menggunakan BPA dapat mengurangi resiko obesitas dan penyakit terkait lainnya.

BPA dapat meningkatkan resiko obesitas

2. Gangguan Otak

Pada tahun 2008 sebuah penelitian menyimpulkan bahwa dalam jangka panjang BPA berpotensi mempengaruhi kerja otak, terutama pada sistem memori. Meskipun dalam dosis yang sangat kecil yaitu nano molar. Bagian otak yang diserang adalah hippocampus.

Otak Manusia

Dari tahun ke tahun penelitian tentang dampak negatif BPA terhadap kesehatan terus dikembangkan. Pada penelitian yang dilakukan tahun 2009 menyimpulkan efek BPA dapat mengganggu inti anteroventral periventrikular. Penelitian terbaru di tahun 2012 Para penulis menyatakan bahwa mereka percaya bahwa penelitian mereka adalah yang pertama untuk menunjukkan bahwa BPA memiliki tindakan trans-generasi pada perilaku sosial dan ekspresi saraf.

3. Fungsi Tiroid

Berdasarkan penelitian tahun 2007 disimpulkan bahwa BPA memiliki kemampuan mengikat reseptor hormon tiroid dan dimungkinkan juga mempengaruhi fungsi tiroid. BPA juga sangat berpengaruh buruk pada wanita hamil, janin dan anak-anak.

 
Tiroid

4. Kanker

Dalam study tahun 2010 menyimpulkan BPA berpotensi dalam meningkatkan insiden kanker dan dapat mengurangi sensitivitas terhadap pengobatan kemoterapi tumor tertentu. Selain itu, BPA, mengubah perkembangan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Tahun 2009 dalam studi in vitro telah menyimpulkan bahwa BPA dapat menginduksi transformasi neoplastik pada sel epitel payudara manusia.


Kanker Payudara

5. Prostat

Tahun 2007 studi in vitro telah menemukan bahwa BPA dikaitkan dengan peningkatan permanen ukuran prostat. Sebuah studi 2009 menemukan bahwa tikus yang baru lahir terkena dosis rendah dari BPA (10 mg / kg) menunjukkan peningkatan kemungkinan terkena kanker prostat ketika dewasa.

6. Sistem Reproduksi

Penelitian yang dirilis tahun 2013 menunjukkan bawa BPA dalam konsentrasi yang sangat kecil dapat mempengaruhi testis manusia, yaitu dengan menurunkan produksi sperma. Selain itu juga meningkatkan resiko terjadinya kanker testis pada orang dewasa. Para ahli meyakini apabila ibu hamil terpapar BPA bisa mengakibatkan cacat bawaan bagi bayi

7. Jantung

Para peneliti menemukan bahwa bisphenol A tingkat yang lebih tinggi secara signifikan terkait dengan penyakit jantung, diabetes dan penurunan kekebalan tubuh.

Sumber: wiki.org .

1 comment:

  1. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua, Sengaja ingin menulis
    sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang
    kesulitan masalah keuangan, Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa
    Tumbal karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar
    1M saya sters hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa
    melunasi hutang saya, saya coba buka-buka internet dan saya bertemu
    dengan KYAI SOLEH PATI, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama 3 hari
    saya berpikir, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KYAI SOLEH PATI
    kata Pak.kyai pesugihan yang cocok untuk saya adalah pesugihan
    penarikan uang gaib 4Milyar dengan tumbal hewan, Semua petunjuk saya ikuti
    dan hanya 1 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah akhirnya 4M yang saya
    minta benar benar ada di tangan saya semua hutang saya lunas dan sisanya
    buat modal usaha. sekarang rumah sudah punya dan mobil pun sudah ada.
    Maka dari itu, setiap kali ada teman saya yang mengeluhkan nasibnya, saya
    sering menyarankan untuk menghubungi KYAI SOLEH PATI Di Tlp 0852-2589-0869
    agar di berikan arahan. Supaya tidak langsung datang ke jawa timur,
    saya sendiri dulu hanya berkonsultasi jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik,
    jika ingin seperti saya coba hubungi KYAI SOLEH PATI pasti akan di bantu Oleh Beliau

    ReplyDelete